SPONSORED BY

The Lounge smadav antivirus indonesia your ads your ads

Rabu, 02 September 2009

Kisah Menyentuh Seorang Ibu Tua

kumpulan cerita motivasi kehidupan,motivasi diri,motivasi dalam kerja,motivasi islami,motivasi anak,motivasi berprestasi,motivasi inspirasi,motivasi disiplin,motivasi bisnis,tips motivasi,kata kata motivasi,puisi motivasi,sosok motivasiIni cerita dari Jepang kuno. Mudah2an bisa diambil hikmahnya...(cerita ini gw dapat dr buku pelajaran bhs Jepang)

Konon pada jaman dahulu, di Jepang ada semacam kebiasaan untuk membuang orang lanjut usia ke hutan. Mereka yang sudah lemah tak berdaya dibawa ke tengah hutan yang lebat, dan selanjutnya tidak diketahui lagi nasibnya.

Alkisah ada seorang anak yang membawa orang tuanya (seorang wanita tua) ke hutan untuk dibuang. Ibu ini sudah sangat tua, dan tidak bisa berbuat apa-apa lagi. Si anak laki-laki ini menggendong ibu ini sampai ke tengah hutan. Selama dalam perjalanan, si ibu mematahkan ranting-ranting kecil. Setelah sampai di tengah hutan, si anak menurunkan ibu ini.
"Bu, kita sudah sampai",kata si anak. Ada perasaan sedih di hati si anak. Entah kenapa dia tega melakukannya.
Si ibu , dengan tatapan penuh kasih berkata:"Nak, Ibu sangat mengasihi dan mencintaimu. Sejak kamu kecil, Ibu memberikan semua kasih sayang dan cinta yang ibu miliki dengan tulus. Dan sampai detik ini pun kasih sayang dan cinta itu tidak berkurang.
Nak, Ibu tidak ingin kamu nanti pulang tersesat dan mendapat celaka di jalan. Makanya ibu tadi mematahkan ranting-ranting pohon, agar bisa kamu jadikan petunjuk jalan".
Demi mendengar kata-kata ibunya tadi, hancurlah hati si anak. Dia peluk ibunya erat-erat sambil menangis. Dia membawa kembali ibunya pulang, dan ,merawatnya dengan baik sampai ibunya meninggal dunia.

Mungkin cerita diatas hanya dongeng. Tapi di jaman sekarang, tak sedikit kita jumpai kejadian yang mirip cerita diatas. Banyak manula yang terabaikan, entah karena anak-anaknya sibuk bisnis dll.Orang tua terpinggirkan, dan hidup kesepian hingga ajal tiba. kadang hanya dimasukkan panti jompo, dan ditengok jkalau ada waktu saja.

Kiranya cerita diatas bisa membuka mata hati kita, untuk bisa mencintai orang tua dan manula. Mereka justru butuh perhatian lebih dari kita, disaat mereka menunggu waktu dipanggil Tuhan yang maha kuasa. Ingatlah perjuangan mereka pada waktu mereka muda, membesarkan kita dengan penuh kasih sayang, membekali kita hingga menjadi seperti sekarang ini.

Artikel Terkait



10 comments:

Ronaldo Rozalino, Teluk Kuantan, Kabupaten Kuantan Singingi mengatakan...

Dahsyatnya cerita ini...Allahu Akbar

Ocim mengatakan...

tersentuh hati saya setalah membaca cerita ini

pencinta AHLUL BAYT mengatakan...

waaa ceritanya menyentuh,

sukses yaa mass

salam kenal

mas doyok mengatakan...

waduh ceritanya meresap ke dalam hatiku....

Cyntia mengatakan...

wahhh.... ceritanya mengharukan banget kak :) mudah2an Tia nga jadi orang yang lupa kasih sayang orang Tua..

papa mama....I love you full

Sharing Tips

Dody IPN mengatakan...

mANTEP bOZ < cERITANYAAAAAAAA

ems mengatakan...

hmmm... sungguh pelajaran yang bagusss..
:):)

Deni Ahmad Jaelani mengatakan...

Cinta Ibu sepanjang hayat...ya kang

grandiyf mengatakan...

cerita yang sangat menyetuh

Anonim mengatakan...

Aku mau nangis

Posting Komentar

 

DIRECTORY

FOLLOWERS